Perkembangan janin merupakan
keajaiban alam ciptaan Tuhan, dan kini menjadi perhatian dunia kedokteran.
Dengan teknologi pencitraan kita dapat melihat perkembangan fisik dan fungsi
organ janin. Dengan demikian riset mengungkapkan pengertian peranan janin pada
implantasi, pengenalan ibu terhadap kehamilan, aspek immunologi, fungsi
endokrin, nutrisi dan persalinan.
Setelah proses implantasi,
sejumlah sel berkembang menjadi mudigah.
Sekitar 3 minggu pasca ovulasi, mulai terjadi peplasenta dan sel lainnya
menjadi mmbentukan otak, sumsum tulang belakang, dan jantung. Sekitar minggu ke
5 sudah terjadi detak jantung janin Talipusat terlihat setelah minggu ke 7
Mudigah disebut sebagai janin setelah kehamilan 8 minggu atau sekitar 2.5 cm.
Persalinan aterm terjadi pada kehamilan 40 minggu.
Beberapa istilah telah
dipakai untuk menunjukkan lamanya kehamilan dan usia janin, yang memang berbeda.
Usia gestasi yaitu lamanya amenore, dihitung dari hari pertama haid terakhir,
suatu periode sebelum terjadi konsepsi, yaitu kira-kira 2 minggu sebelum
ovulasi dan fertilasi, atau 3 minggu sebelum implantasi blastokis. Lamanya
kehamilan rata-rata ialah 280 hari atau 40 minggu (91/3 bulan = 10x 28 hari)
dihitung dari hari pertama haid terakhir tersebut sampai bayi lahir. Taksiran
persalinan dihitung dengan rumus Naegele (H+7, B-3) sehingga tanggal yang
ditentukan ialah hari ke 280; dengan demikian 1 minggu sebelum tanggal tersebut
ialah minggu ke 40.
Periode kehamilan sering
dibagi 3 yaitu : trimeser 1,2 dan 3 mengingat adanya kejadian umum yang
terjadi; misalnya abortus kebanyakan terjadi pada trimeser pertama, sedangkan
kemungkinan hidup lebih besar bila kelahiran terjadi pada trimeser ketiga.
B. TAHAP PERKEMBANGAN JANIN
Tahap perkembangan janin dalam rahim (periode pranatal) dibagi tiga tahapan yaitu
sebagai
berikut:
1. Tahap
Pre-embrionik
Pada tahap pertama, zigot tumbuh
membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian
membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin
membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk
tiga lapisan.
2. Tahap
Embrionik
Tahap kedua ini berlangsung selama lima
setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai "embrio". Pada
tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan lapisan sel tersebut.
3. Tahap
fetus
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya,
bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan
kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah
terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya.
Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak.
Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut
hingga minggu kelahiran.
C. PERKEMBANGAN JANIN DARI MINGGU KE MINGGU
1. Minggu
Ke-1
Minggu ini sebenarnya masih
periode menstruasi, bahkan pembuahan pun belum terjadi. Sebab tanggal perkiraan
kelahiran si kecil dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir.
Proses pembentukan antara
sperma dan telur yang memberikan informasi kepada tubuh bahwa telah ada calon
bayi dalam rahim. Saat ini janin sudah memiliki segala bekal genetik, sebuah
kombinasi unik berupa 46 jenis kromosom manusia. Selama masa ini, yang
dibutuhkan hanyalah nutrisi (melalui ibu) dan oksigen.
Sel-sel telur yang berada didalam rahim,
berbentuk seperti lingkaran sinar yg mengelilingi matahariSel ini akan bertemu
dengan sel-sel
sperma dan memulai proses pembuahan.
Pada saat ini kepala sel
sperma telah hampir masuk. Kita dapat melihat bagian tengah dan belakang sel
sperma yang tidak henti-hentinya berusaha secara tekun menerobos dinding indung
telur.
2. Minggu
ke-2
Pembuahan terjadi pada akhir
minggu kedua. Sel telur yang telah dibuahi membelah dua 30 jam setelah dibuahi.
Sambil terus membelah, sel telur bergerak di dalam lubang falopi menuju rahim.
Setelah membelah menjadi 32, sel telur disebut morula.
Sel-sel mulai berkembang dan
terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari yang ke-12 jumlahnya telah
bertambah dan membantu blastocyst terpaut pada endometriumN
3. Minggu
3
Sampai usia kehamilan 3
minggu, Ibu
mungkin belum sadar jika sedang mengandung. Sel telur yang telah membelah
menjadi ratusan akan menempel pada dinding rahim disebut blastosit. Ukurannya
sangat kecil, berdiameter 0,1-0,2 mm.
4. Minggu
ke-4
Kini, bayi berbentuk embrio.
Embrio memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin - HCG), sehingga
apabila Ibu
melakukan test kehamilan, hasilnya positif.
Janin mulai membentuk
struktur manusia. Saat ini telah terjadi pembentukan otak dan tulang belakang
serta jantung dan aorta (urat besar yang membawa darah ke jantung).
5. Minggu
ke-5
Terbentuk 3 lapisan yaitu
ectoderm, mesoderm dan endoderm. Ectoderm adalah lapisan yang paling atas yang
akan membentuk system saraf pada janin tersebut yang seterusnya membentuk otak,
tulang belakang, kulit serta rambut. Lapisan Mesoderm berada pada lapisan
tengah yang akan membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ
reproduktif. Lapisan Endoderm yaitu lapisan paling dalam yang akan membentuk
usus, hati, pankreas dan pundi kencing.
6. Minggu
ke-6
Ukuran embrio rata-rata 2-4
mm yang diukur dari puncak kepala hingga bokong. Tuba saraf sepanjang punggung
bayi telah menutup. Meski Ibu
belum bisa mendengar, jantung bayi mulai berdetak pada minggu ini. Sistem
pencernaan dan pernafasan mulai dibentuk, pucuk-pucuk kecil yang akan
berkembang menjadi lengan kaki pun mulai tampak
7. Minggu
ke-7
Akhir minggu ketujuh,
panjangnya sekitar 5-13 mm dan beratnya 0,8 gram, kira-kira sebesar biji kacang
hijau. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil.
Jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri, begitu pula dengan
saluran udara yang terdapat di dalam paru-paru.
8. Minggu
ke 8
Panjang kira-kira 14-20 mm.
Banyak perubahan yang terjadi pada janin.
Jika Anda bisa melihat , ujung hidung dan kelopak mata mulai berkembang, begitu
pula telinga. Brochi, saluran yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan,
mulai bercabang. Lengan semakin membesar dan ia memiliki siku. Semua ini
terjadi hanya dalam 6 minggu setelah pembuahan. Bayi sudah mulai terbentuk diantaranya
pembentukan lubang hidung, bibir, mulut serta lidah. Matanya juga sudah
kelihatan berada dibawah membran kulit yang tipis. Anggota tangan serta kaki
juga terbentuk walaupun belum sempurna
9. Minggu
ke-9
Telinga bagian luar mulai
terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan mulai
tampak. Ia mulai bergerak walaupun Anda tak merasakannya. Dengan Doppler, Anda
bisa mendengar detak jantungnya. Minggu ini, panjangnya sekitar 22-30 mm dan
beratnya sekitar 4 gram.
10. Minggu
ke-10
Semua organ penting yang
telah terbentuk mulai bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat dengan cepat,
hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menit. Ia mulai tampak seperti
manusia kecil dengan panjang 32-43 mm dan berat 7 gram.
11. Minggu
ke-11 :
Panjang tubuhnya mencapai
sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh.
Sesekali di usia ini janin sudah menguap. Gerakan demi gerakan kaki dan tangan,
termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah
bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan
berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa
menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri.
12. Minggu
ke-12
Bentuk wajah bayi lengkap,
ada dagu dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah
penuh. Usus bayi telah berada di dalam rongga perut. Akibat meningkatnya volume
darah ibu, detak jantung janin bisa jadi meningkat. Panjangnya sekitar 63 mm
dan beratnya 14 gram.
13. Minggu
ke-13
Pada akhir trimester
pertama, plasenta berkembang untuk menyediakan oksigen , nutrisi dan pembuangan
sampah bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang
berkembang. Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19 gram.
Kepala bayi membesar dengan
lebih cepat daripada yang lain. Badannya juga semakin membesar untuk mengejar
pembesaran kepala.
14. Minggu
ke-14 :
Tiga bulan setelah
pembuahan, panjangnya 80-110 mm dan beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang
dan kuat. Lanugo, rambut halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan melindungi
kulit mulai tumbuh pada minggu ini. Kelenjar prostat bayi laki-laki berkembang
dan ovarium turun dari rongga perut menuju panggul.
Detak jantung bayi mulai
menguat tetapi kulit bayi belum tebal karena belum ada lapisan lemak
15. Minggu
ke-15
Tulang dan sumsum tulang di
dalam sistem kerangka terus berkembang. Jika bayinya perempuan, ovarium mulai menghasilkan
jutaan sel telur pada minggu ini. Kulit bayi masih sangat tipis sehingga
pembuluh darahnya kelihatan. Akhir minggu ini, beratnya 49 gram dan panjang 113
mm.
Bayi sudah mampu menggenggam
tangannya dan mengisap ibu jari. Kelopak matanya masih tertutup.
16.Minggu
ke-16
Bayi telah terbentuk
sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi telah mempunyai
tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini
system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan berfungsi. Janin mulai
bergerak ! Tetapi tak perlu kuatir jika Ibu
tak merasakannya. Semakin banyak kalsium yang disimpan dalam tulang bayi
seiring dengan perkembangan kerangka. Bayi berukuran 116 mm dan beratnya 80
gram
17. Minggu
ke-17
Dengan panjang 12 cm dan
berat 100 gram, bayi masih sangat kecil. Lapisan lemak cokelat mulai
berkembang, untuk menjaga
suhu tubuh bayi setelah lahir. Saat dilahirkan, berat lemak
mencapai tiga perempat dari total berat badannya.
Rambut, kening, bulu mata
bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk. Sidik jari
sudah mulai terbentuk.
18. Minggu
ke-18 :
Mulailah bersenandung sebab
janin sudah bisa mendengar pada minggu ini. Ia pun bisa terkejut bila mendengar
suara keras. Mata bayi pun berkembang. Ia akan mengetahui adanya cahaya jika
Anda menempelkan senter yang menyala di perut. Panjangnya sudah 14 cm dan
beratnya 140 gram.
Bayi sudah bisa melihat
cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu. Hormon Estrogen dan Progesteron
semakin meningkat.
19. Minggu
ke-19 :
Tubuh bayi diselimuti vernix
caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak bayi telah
mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti
menghisap jempol. Beratnya 226 gram dengan panjang hampir 16 cm.
20. Minggu
ke-20 :
Setengah perjalanan telah
dilalui. Kini, beratnya mencapai 260 gram dan panjangnya 14-16 cm. Dibawah
lapisan vernix, kulit bayi mulai membuat lapisan dermis, epidermis dan
subcutaneous. kuku tumbuh pada minggu ini.
Proses penyempurnaan
paru-paru dan system pernafasan. Pigmen kulit mulai terlihat
21. Minggu
ke-21 :
22. Minggu
ke-22 :
Indera yang akan digunakan
bayi untuk belajar berkembang setiap hari. Setiap minggu, wajahnya semakin
mirip seperti saat dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin
proporsional.
23. Minggu
ke-23 :
Meski lemak semakin
bertumpuk di dalam tubuh bayi, kulitnya masih kendur sehingga tampak keriput.
Ini karena produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak. Ia memiliki
kebiasaaan "berolahraga", menggerakkan otot jari-jari tangan dan
kaki, lengan dan kaki secara teratur. Beratnya hampir 450 gram.
Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan
sempurna, jari juga terbentuk sempurna.
24. Minggu
ke-24
Paru-paru mulai mengambil
oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup
di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung
udara tetap mengembang. Kulit
bayi mulai menebal
25. Minggu
ke-25 :
Bayi cegukan, apakah Anda
merasakannya? Ini tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia menghirup dan
mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia
akan cegukan. Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin
kuat. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Garis disekitar
mulut bayi sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik.
Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung
bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram
dengan tinggi badan 34-37 cm.
26. Minggu
ke-26
Bayi sudah bisa mengedipkan
matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang
berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, bunda
dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya
lebih disekitar perut, mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil.
Berat badan bayi sudah mencapai 750-780gram, sedangkan tingginya 35-38 cm.
27. Minggu
ke-27
Minggu pertama trimester
ketiga, paru-paru, hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus dimatangkan.
Namun jika ia dilahirkan, memiliki peluang 85% untuk bertahan. Indra perasa
mulai terbentuk. Bayi juga sudah pandai mengisap ibu jari dan menelan air
ketuban yang mengelilinginya. Berat umum bayi seusia si kecil 870-890 gram
dengan tinggi badan 36-38 cm.
28. Minggu
ke-28
Minggu ini beratnya 1100
gram dan panjangnya 25 cm. Otak bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan
lemak pun semakin berkembang dan rambutnya terus tumbuh.
Lemak dalam badan mulai
bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya yang
semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya
melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya
belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan
besar telah dapat bertahan hidup.
29. Minggu
ke-29 :
Kelenjar adrenalin bayi
mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen. Hormon ini akan
menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum
(air susu yang pertama kali keluar saat menyusui).
Sensitifitas dari bayi
semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya, rasa
dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu
badan dari bayi. Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang
manusia, berat badannya 1100-1200 gram, dengan tinggi badan 37-39 cm.
30. Minggu
ke-30 :
Lemak dan berat badan bayi
terus bertambah sehingga bobot bayi sekarang sekitar 1400 gram dan panjangnya
27 cm. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin terasa.
Mata indah bayi sudah mulai
bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar untuk
membuka dan menutup matanya. Saat ini waktu yang terbaik bagi bunda untuk
menyenteri perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka mata bayi sudah
bisa mengikuti ke arah mana senter tersebut bersinar.cairan ketuban (amniotic
fluid) di rahim bunda semakin berkurang. Kini si kecil pun sudah mulai
memproduksi air mata. Berat badan bayi 1510-1550 gram, dengan tinggi 39-40 cm.
31. Minggu
ke-31
Plasenta masih memberikan
nutrisi yang dibutuhkan bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi
menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di dalam air
ketuban. Perkembangan
fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, hanya berat badan bayilah yang
akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah
jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras, berkembang dan
mulai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi, fosfor.
Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya, pada fase ini perkembangan
otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar
sel. Apabila diperdengarkan musik, bayi akan bergerak. Berat badan bayi
1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm.
32. Minggu
ke-32 :
Jari tangan dan kaki telah
tumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut di kepala bayi
yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi
sebagian masih ada di bahu dan punggung saat dilahirkan. Dengan berat 1800 gram
dan panjang 29 cm, kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah lebih
baik apabila di dilahirkan pada minggu ini.
Kulit bayi semakin merah,
kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah terbentuk
dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap
dan sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang. Bayi sudah
mulai bisa bermimpi.
33. Minggu
ke-33
34. Minggu
ke-34 :
Bayi berada di pintu rahim.
Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan tidur, bayi
juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh bunda sedang mengirimkan antibodi
melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan
tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci pada
saat bunda mulai menyusui. Berat Badan bayi 2000-2010 gram, dengan tinggi badan
sekitar 45-46 cm.
35. Minggu
ke-35
Pendengaran bayi sudah
berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat pada
bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan
kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi
rahim bunda. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah
sempurna. Berat badan bayi 2300-2350 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-47
cm.
36. Minggu
ke-36
Kulit
bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah
mulai mengisi bagian lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja
dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi
sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa. Berat badan
bayi 2400-2450 gram, dengan tinggi badan 47-48 cm
37. Minggu
ke-37
Kepala bayi turun ke ruang
pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi merah jambu.
Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku terbentuk dengan
sempurna. Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi pada saat
ini sedang belajar untuk mengenal aktifitas harian, selain itu bayi juga sedang
belajar untuk melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di
dalam air. Berat badan bayi di minggu ini 2700-2800 gram, dengan tinggi 48-49
cm
38. Minggu
ke-38 hingga minggu ke-40
Proses pembentukan telah
berakhir dan bayi siap dilahirkan.
